Playbook lanjut
Playbook: Migrasi Website dan Pindah Domain
Migrasi adalah satu-satunya kegiatan SEO yang bisa menghapus bertahun-tahun hasil dalam satu malam. Hampir semua kegagalannya berasal dari dua hal: daftar URL lama yang tidak lengkap, dan redirect yang tidak diuji sebelum hari H. Playbook ini dibangun di sekitar keduanya.
- Waktu
- 2–6 minggu persiapan; 1 hari eksekusi; 90 hari pemantauan
- Cakupan
- Pindah domain, ganti CMS atau platform, ganti struktur URL, HTTP ke HTTPS, atau kombinasinya
- Prasyarat
- Akses server lama dan baru; Search Console kedua properti; staging yang bisa di-crawl
- Alat
- Crawler desktop; spreadsheet; generator redirect; Search Console; log server
Jenis migrasi dan risikonya
| Jenis | URL berubah? | Risiko utama | Alat Google |
|---|---|---|---|
| HTTP → HTTPS | Protokol saja | Rendah; chain redirect dan mixed content | Tidak perlu Change of Address |
| Ganti domain, struktur sama | Host saja | Sedang; redirect per URL wajib | Change of Address |
| Ganti struktur URL, domain sama | Path | Tinggi; pemetaan satu-ke-satu wajib | Tidak ada; hanya redirect |
| Ganti CMS/platform | Sering path ikut berubah | Tinggi; template, canonical, robots, sitemap semua baru | — |
| Gabungan (domain + struktur + platform) | Semua | Sangat tinggi; Google menyarankan memecah jadi tahap | Change of Address untuk bagian domain |
Google secara eksplisit menyarankan tidak menggabungkan beberapa jenis migrasi sekaligus kalau bisa dihindari, karena ketika trafik turun, tidak ada cara memisahkan penyebabnya.
Sebelum hari H
-
Inventaris URL lama
Daftar ini harus lengkap. URL yang terlewat adalah URL yang jadi 404 setelah migrasi.
CekGabungkan dari: crawl penuh situs lama; sitemap lama; Search Console → Performance (semua halaman dengan impresi, 16 bulan); Search Console → Page indexing (semua URL yang Google ketahui, termasuk yang tidak diindeks); analytics (semua landing page); laporan Links (halaman dengan backlink); log server (URL yang benar-benar diminta, termasuk oleh bot); redirect yang sudah ada dari migrasi sebelumnya.
TafsirSumber yang berbeda menemukan URL yang berbeda. Crawl menemukan yang tertaut; Search Console menemukan yang Google ingat; backlink menemukan yang orang lain tautkan; log menemukan yang masih diminta. Semuanya perlu redirect.
TindakanSatu spreadsheet, kolom pertama URL lama (dinormalkan), dengan kolom: sumber, status saat ini, klik 12 bulan, backlink, prioritas.
VerifikasiJumlah baris lebih besar dari jumlah URL di sitemap lama. Kalau sama, ada sumber yang belum digabung.
-
Pemetaan redirect satu-ke-satu
CekUntuk tiap URL lama, tentukan URL baru yang isinya setara. Kalau tidak ada padanan: kategori induk terdekat, atau biarkan 404/410 untuk halaman yang memang dihapus.
TafsirRedirect ke beranda untuk halaman yang tidak ada padanannya diperlakukan Google sebagai soft 404. Lebih jujur mengembalikan 410. Chain (lama → lama lain → baru) harus diratakan jadi lama → baru.
TindakanIsi kolom URL baru. Buat aturan dengan generator redirect, yang sekaligus memeriksa duplikat, loop, dan chain. Untuk pola yang seragam (misalnya
/blog/2019/03/slug/→/artikel/slug/), pakai satu aturan regex, tapi tetap uji terhadap daftar lengkap.VerifikasiTidak ada URL lama tanpa keputusan. Tidak ada URL baru di kolom target yang berstatus selain 200 di staging.
-
Uji di staging
CekCrawl staging (buka akses untuk IP sendiri, atau pakai autentikasi di crawler). Periksa: robots.txt staging (biasanya
Disallow: /, yang harus diganti saat live), meta robots, canonical (harus menunjuk domain baru, bukan staging), sitemap baru, internal link (tidak menunjuk domain lama atau staging), structured data, hreflang bila ada, title dan meta description, kode status semua halaman.TafsirCanonical yang menunjuk ke staging atau ke domain lama adalah kesalahan paling umum dan paling merusak setelah redirect yang hilang. Internal link ke domain lama membuat setiap klik melewati redirect.
TindakanPerbaiki di template, bukan per halaman. Uji aturan redirect di staging dengan mode List dari daftar URL lama (arahkan ke host staging): tiap URL harus 301 tepat satu kali ke target yang benar dengan status 200.
VerifikasiCrawl ulang staging bersih: 0 canonical salah, 0 link ke domain lama, semua URL lama dari daftar menghasilkan satu 301 ke 200.
-
Siapkan properti dan pengukuran
CekSearch Console: properti untuk domain baru sudah diverifikasi (properti Domain). Analytics: tag terpasang di staging dan diuji. Catat angka awal: klik, impresi, jumlah indexed, posisi query utama, waktu respons server.
TafsirTanpa angka awal, tidak ada cara tahu apakah migrasi berhasil.
TindakanSimpan ekspor Performance 16 bulan dan Page indexing situs lama. Data itu hilang dari properti lama seiring waktu.
VerifikasiAda satu berkas "baseline" bertanggal.
Hari H
-
Urutan eksekusi
CekPilih waktu trafik rendah. Urutan: (1) pasang situs baru; (2) ganti robots.txt staging dengan versi produksi; (3) aktifkan redirect di server lama; (4) pastikan DNS dan TLS domain baru benar; (5) kirim sitemap baru di Search Console; (6) untuk pindah domain, ajukan Change of Address di properti lama; (7) perbarui properti di alat lain (Bing Webmaster Tools, GBP, profil media sosial, tanda tangan email).
TafsirRedirect harus aktif sebelum siapa pun (termasuk Googlebot) menemukan URL lama mati. Change of Address hanya untuk pindah domain, dan hanya setelah redirect aktif.
TindakanJalankan. Satu orang memegang daftar, satu orang mengeksekusi.
VerifikasiDalam satu jam: crawl daftar URL lama di produksi (mode List): semua 301 → 200. Crawl situs baru dari beranda: robots.txt benar, canonical benar, tidak ada noindex tak sengaja, sitemap 200. Uji 10 URL penting dengan URL Inspection → Test live URL di properti baru.
-
Pertahankan server lama
CekDomain dan server lama harus terus menjawab redirect. Google menyarankan minimal satu tahun; link dari situs lain ke URL lama bertahan bertahun-tahun.
TafsirMematikan server lama setelah tiga bulan berarti semua backlink ke URL lama jadi mati.
TindakanPerpanjang domain lama. Kalau server lama dimatikan, pindahkan aturan redirect ke tingkat DNS/CDN atau ke server baru yang juga menjawab host lama.
VerifikasiSampel URL lama masih 301 ke target yang benar setelah 1, 3, 6, 12 bulan.
90 hari setelahnya
-
Minggu 1–2
CekSetiap hari: Page indexing properti baru (jumlah indexed naik) dan properti lama (berubah ke "Page with redirect"); Crawl stats properti baru (lonjakan permintaan adalah normal; yang dicari adalah 5xx dan 404); Performance kedua properti (klik pindah dari lama ke baru).
TafsirKlik total (lama + baru) yang turun 10–20% sementara adalah umum; turun lebih dari itu atau tidak pulih dalam beberapa minggu berarti ada yang salah. 404 di Crawl stats menunjuk URL lama yang terlewat dari pemetaan.
TindakanTambahkan redirect untuk URL 404 yang ditemukan. Perbaiki 5xx segera; Google mengerem crawl kalau server tidak stabil.
VerifikasiJumlah 404 di Crawl stats turun ke tingkat normal.
-
Minggu 3–8
CekMingguan: Performance per halaman, bandingkan dengan baseline (URL lama dipetakan ke URL baru di spreadsheet). Query utama: posisi pulih? Laporan Links: backlink mulai dilaporkan di properti baru?
TafsirHalaman yang tidak pulih sementara yang lain pulih biasanya punya masalah spesifik: redirect ke padanan yang tidak setara, konten berubah, atau internal link berkurang.
TindakanTangani halaman yang tertinggal satu per satu dengan URL Inspection.
VerifikasiSebagian besar halaman berada dalam ±15% dari baseline pada minggu ke-8, dengan pengecualian yang dijelaskan.
-
Hari 90: tinjauan
CekBandingkan total klik, impresi, indexed, dan posisi query utama dengan baseline. Daftar halaman yang belum pulih. Daftar URL lama yang masih diminta di log.
TafsirKalau total pulih tapi distribusinya berbeda, migrasi berhasil dan perbedaannya adalah kompetisi atau perubahan konten. Kalau total belum pulih, ikuti playbook diagnosis trafik turun; jalur teknisnya sudah tahu ke mana harus melihat.
TindakanTulis laporan satu halaman. Jadwalkan pemeriksaan redirect di bulan ke-6 dan ke-12.
VerifikasiLaporan bertanggal, dengan angka.
Checklist ringkas
- Inventaris URL lama dari 7 sumber (crawl, sitemap, Performance, Page indexing, analytics, Links, log).
- Pemetaan satu-ke-satu, tanpa chain, tanpa redirect massal ke beranda.
- Staging: canonical ke domain baru, tidak ada link ke domain lama, robots.txt produksi disiapkan.
- Aturan redirect diuji terhadap daftar lengkap sebelum hari H.
- Baseline diekspor dan disimpan.
- Hari H: redirect aktif sebelum situs lama mati; sitemap dikirim; Change of Address bila pindah domain.
- Server dan domain lama dipertahankan minimal satu tahun.
- Pemantauan harian 2 minggu, mingguan sampai hari 90.
Rujukan
- Site moves with URL changes Google Search Central
- Site moves (dengan dan tanpa perubahan URL) Google Search Central
- Change of Address tool Search Console Help
- Redirects and Google Search Google Search Central