Mas Ahmad SafwanSEO & AI Search Knowledge Base Cari
Menu

Hub

Keyword Research

Riset keyword adalah cara memutuskan apa yang ditulis, untuk siapa, dan di URL mana. Hub ini mendefinisikan istilah dasarnya, memberi alur yang bisa diulang, dan menjelaskan dua metrik yang paling sering disalahartikan.

Apa itu keyword

Keyword adalah kata atau frasa yang dimasukkan orang ke mesin pencari, dilihat dari sudut pandang orang yang ingin halamannya ditemukan. Istilah ini sedikit menyesatkan karena "keyword" jarang berupa satu kata; "cara mengatasi discovered currently not indexed" adalah satu keyword. Istilah yang lebih tepat adalah query, tapi "keyword" sudah terlanjur jadi bahasa praktisi.

Beberapa istilah turunan yang dipakai di silo ini:

IstilahArtiContoh
Seed keywordKeyword awal yang jadi bibit ekspansi"search console"
Primary keywordKeyword utama yang jadi target sebuah URL"url inspection"
Secondary keywordVariasi dan sub-topik yang dicakup URL yang sama"inspeksi url", "request indexing"
Short-tail / headKeyword pendek, volume besar, intent kabur"seo"
Long-tailKeyword panjang, volume kecil, intent jelas"cara cek canonical di search console"
Keyword clusterKelompok keyword yang dilayani satu halaman"canonical tag", "canonical url", "rel canonical"
KanibalisasiDua atau lebih URL di satu situs berebut keyword yang samaHalaman "canonical tag" dan "canonical url" yang terpisah

Alur riset yang bisa diulang

  1. SeedMulai dari topik yang dikuasai dan dibutuhkan audiens, bukan dari alat.
  2. EkspansiKumpulkan variasi dari autocomplete, People Also Ask, related searches, Search Console, dan alat keyword.
  3. Klasifikasi intentBeri label intent dan format pada tiap keyword dengan membaca SERP-nya.
  4. PengelompokanGabungkan keyword yang SERP-nya sama menjadi satu cluster.
  5. PemetaanSatu cluster, satu URL. Catat di keyword map.
  6. PrioritasUrutkan berdasarkan kecocokan dengan tujuan, kesulitan, dan dukungan internal link yang sudah ada.
Langkah lengkapnya ada di panduan cara riset keyword.

Panduan di silo Keyword Research

  1. Cara riset keywordpemula

    Alur lima langkah yang bisa diulang, dengan alat gratis dan berbayar.

  2. Long-tail keywordpemula

    Perbedaan dengan short-tail, cara menemukannya, dan kapan cukup jadi bagian halaman.

  3. Search volumepemula

    Dari mana angkanya, kenapa tiap alat berbeda, dan kenapa nol bukan berarti tidak ada.

  4. Keyword difficultymenengah

    Cara alat menghitung KD, apa yang tidak diukur, dan penilaian manual dari SERP.

Kanibalisasi: keputusan halaman baru atau bukan

Sebelum membuat URL baru untuk sebuah keyword, jawab satu pertanyaan: kalau saya mencari keyword ini dan keyword yang sudah punya halaman, apakah SERP-nya sebagian besar sama? Kalau ya, itu satu intent, dan keyword baru itu cukup jadi bagian di halaman yang sudah ada. Kalau SERP-nya berbeda jauh, buat halaman baru.

KeywordKeputusanAlasan
"canonical tag" dan "rel canonical"Satu URLSERP sama; orang mencari hal yang sama dengan istilah berbeda
"canonical tag" dan "cara cek canonical di search console"Boleh dua URL, atau satu bagianYang kedua tutorial spesifik; layak halaman sendiri kalau langkahnya panjang, kalau tidak cukup jadi bagian
"apa itu keyword" dan "riset keyword"Satu hubDefinisi keyword terlalu pendek untuk halaman sendiri; di situs ini ia jadi bagian pembuka hub ini
"structured data" dan "schema markup"Satu URLDua nama untuk konsep yang sama di kalangan praktisi
"structured data" dan "json-ld"Dua URLYang kedua format implementasi; SERP-nya berisi tutorial kode, bukan definisi konsep

Gejala kanibalisasi yang sudah terjadi: di laporan Performance Search Console, satu query menampilkan dua URL yang bergantian, posisi rata-rata keduanya lebih buruk daripada yang seharusnya, dan klik terbagi. Perbaikannya: gabungkan isinya ke satu URL, redirect yang lain, dan perbarui internal link.

Alat

Gratis

  • Google Search Console, laporan Performance: query yang sudah mendatangkan impresi. Sumber terbaik untuk situs yang sudah punya trafik.
  • Google autocomplete, People Also Ask, related searches: variasi dan pertanyaan lanjutan langsung dari Google.
  • Google Trends: arah tren dan perbandingan relatif antar-keyword, bukan volume absolut.
  • Google Keyword Planner: butuh akun Ads; volume dalam rentang kalau tidak ada kampanye aktif.

Berbayar

  • Ahrefs, Semrush, SE Ranking, Moz: basis data keyword, perkiraan volume dan kesulitan, keyword yang sudah dirangking kompetitor. Angkanya perkiraan; cara membacanya dibahas di search volume dan keyword difficulty.
  • Keyword clustering (Keyword Insights, Keyword Cupid, atau fitur di Semrush/SE Ranking): mengelompokkan keyword berdasarkan tumpang tindih SERP secara otomatis.

Template

Hasil riset dicatat di template keyword mapping, satu baris per URL. Untuk tiap URL yang akan ditulis, template content brief mengubah keyword dan intent jadi instruksi menulis.

Rujukan

  1. SEO Starter Guide: think about how users might search Google Search Central
  2. Performance report (Search) Search Console Help