Glossary menengah
PageRank
Skor hijau di toolbar sudah hilang sejak 2016, tapi algoritmanya belum. Memahami PageRank tetap penting karena ia menjelaskan kenapa internal link dan struktur situs berpengaruh, jauh lebih baik daripada metafora "link juice".
PageRank adalah algoritma yang menilai pentingnya sebuah halaman berdasarkan jumlah dan kualitas link yang mengarah ke sana: link dari halaman yang sendirinya banyak ditautkan bernilai lebih besar. Dikembangkan Larry Page dan Sergey Brin pada 1996–1998 dan menjadi dasar Google. Google menyatakan PageRank masih menjadi salah satu dari banyak sinyal ranking, meski skor publiknya (Toolbar PageRank) dihentikan pada 2016.
Cara kerjanya, versi singkat
Bayangkan pengunjung acak yang mengklik link secara acak tanpa henti, dan sesekali (dengan peluang tertentu) melompat ke halaman acak mana pun. PageRank sebuah halaman adalah proporsi waktu yang dihabiskan pengunjung acak itu di halaman tersebut. Halaman yang banyak ditautkan sering dikunjungi; halaman yang ditautkan oleh halaman yang sering dikunjungi juga sering dikunjungi.
Tiga konsekuensi yang masih berlaku:
- Nilai link dibagi. Halaman dengan 10 link keluar meneruskan lebih sedikit ke tiap tujuan daripada halaman dengan 2 link keluar. Ini asal-usul metafora "link juice", dan alasan menu dengan 300 link memberi sangat sedikit ke masing-masing.
- Nilai mengalir berantai. Link dari halaman yang sendirinya kuat lebih berharga. Beranda biasanya halaman terkuat di sebuah situs karena semua halaman menautkannya, dan itu sebabnya link dari beranda berbobot.
- Halaman tanpa link masuk mendekati nol. Orphan page dalam model ini hampir tidak pernah dikunjungi.
Yang berubah sejak 1998
- Google mengubah rumusnya berkali-kali; versi aslinya sudah tidak dipakai. Yang bertahan adalah prinsipnya, bukan angkanya.
- Skor publik dihapus. Metrik "otoritas domain" dari alat pihak ketiga adalah perkiraan mereka sendiri, bukan PageRank.
- Google menambahkan banyak sinyal lain dan menetralkan link yang dianggap manipulatif, sehingga menambah link tidak lagi berbanding lurus dengan peringkat.
- Link dengan
nofollow,sponsored, danugcdiperlakukan sebagai petunjuk untuk tidak (atau mungkin tidak) meneruskan nilai.
Kenapa masih penting untuk internal link
Di dalam satu situs, semua link kita kendalikan. Model PageRank menjelaskan kenapa halaman yang ditautkan dari hub dan dari beberapa halaman kuat lebih cepat di-crawl dan lebih kuat sinyalnya daripada halaman yang hanya ditautkan dari halaman dalam. Ini bukan soal "menyalurkan juice" secara mistis; ini soal seberapa sering pengunjung acak (dan Googlebot) sampai ke halaman itu. Lihat internal link dan crawl depth.
Mitos yang beredar
| Mitos | Kenyataan |
|---|---|
| "PageRank sudah mati" | Skor publiknya yang mati. Google mengonfirmasi sinyalnya masih dipakai |
| "Link keluar membocorkan PageRank" | Link keluar ke sumber yang relevan tidak merugikan; Google menyarankan menautkan sumber. Nilai memang dibagi ke semua link keluar, tapi itu bukan alasan menahan link yang berguna |
| "Nofollow di link internal menghemat PageRank" (PageRank sculpting) | Google mengubah cara nofollow dihitung pada 2009 sehingga teknik ini tidak bekerja; nilai untuk link nofollow "menguap", tidak dialihkan |
| "Domain Authority adalah PageRank" | Metrik Moz; perkiraan berdasarkan data link mereka sendiri |