Mas Ahmad SafwanSEO & AI Search Knowledge Base Cari
Menu

Site Architecture menengah

Crawl Depth (Click Depth)

Kedalaman diukur dalam klik, bukan dalam garis miring URL. Halaman dengan URL pendek bisa berada sepuluh klik dari beranda, dan halaman dengan URL panjang bisa satu klik. Yang memengaruhi crawl adalah yang pertama.

Oleh Diterbitkan 3 menit baca

Crawl depth (disebut juga click depth atau page depth) adalah jumlah klik minimum yang dibutuhkan untuk mencapai sebuah halaman dari beranda melalui internal link. Beranda berada di kedalaman 0; halaman yang ditautkan langsung dari beranda di kedalaman 1; dan seterusnya. Semakin dalam, semakin jarang halaman di-crawl dan semakin sedikit sinyal internal yang diterimanya.

Kenapa kedalaman berpengaruh

Google memulai crawl dari halaman-halaman yang sudah dikenal dan sering diperbarui, lalu mengikuti link. Halaman yang dekat dengan beranda ditemukan lebih dulu, lebih sering ditemui saat crawl ulang, dan menerima aliran sinyal dari halaman-halaman yang lebih kuat. John Mueller dari Google beberapa kali menyatakan bahwa jumlah klik dari beranda lebih relevan bagi Google daripada struktur URL, karena itulah yang menunjukkan seberapa penting sebuah halaman menurut situs itu sendiri.

Ini bukan ambang keras. Tidak ada angka "di atas 3 klik tidak diindeks". Yang ada adalah gradasi: makin dalam, makin rendah prioritasnya, dan pada situs besar efeknya nyata di laporan "Discovered – currently not indexed".

Kedalaman URL bukan kedalaman klik

URLKedalaman URLKedalaman klikKenapa
/technical-seo/canonical/22Beranda → hub Technical SEO → Canonical
/technical-seo/canonical/21Kalau juga ditautkan langsung dari beranda sebagai panduan unggulan
/p/12345/17Kalau hanya bisa dicapai lewat halaman 6 dari daftar berhalaman
/blog/2019/03/artikel-lama/3Kalau tidak ditautkan dari mana pun (orphan)

Jadi memendekkan URL tidak menyelesaikan masalah kedalaman. Yang menyelesaikan adalah menambah link dari halaman yang dangkal.

Ambang yang masuk akal

  • Kedalaman 1–2: hub, halaman kategori utama, panduan unggulan, halaman konversi.
  • Kedalaman 3: sebagian besar konten. Untuk situs di bawah beberapa ribu halaman, semua halaman penting seharusnya bisa berada di sini.
  • Kedalaman 4–5: masih wajar untuk katalog besar atau arsip, asalkan halaman yang mendatangkan trafik tidak ada di sini.
  • Kedalaman ≥ 6: hampir selalu tanda struktur yang bermasalah: paginasi panjang, kategori bersarang terlalu dalam, atau halaman yang hanya ditautkan dari halaman dalam lainnya.

Penyebab kedalaman berlebih

  1. Paginasi. Daftar 500 artikel dengan 10 per halaman menempatkan artikel ke-500 di kedalaman 51. Solusi: link ke halaman terakhir dan halaman tengah dari halaman 1, lebih banyak item per halaman, atau pengelompokan per sub-kategori.
  2. Kategori bersarang. Beranda → Elektronik → Komputer → Laptop → Gaming → Merek → Produk. Solusi: ratakan; tautkan sub-kategori populer dari tingkat yang lebih atas.
  3. Navigasi yang hanya menampilkan tingkat teratas. Solusi: menu "semua topik" atau halaman peta situs HTML yang menautkan semua hub dan sub-hub.
  4. Konten lama yang terdorong keluar dari daftar. Solusi: link kontekstual dari artikel baru ke artikel lama yang relevan, dan hub yang mendaftar semua halaman di silo, bukan hanya yang terbaru.

Cara mengukur

Crawler desktop menghitungnya otomatis. Di Screaming Frog, kolom Crawl Depth tersedia di tiap URL, dan tab Site Structure menampilkan distribusinya. Yang diperiksa:

  • Distribusi: berapa persen URL di kedalaman ≤ 3? Untuk situs konten, targetnya mendekati semua.
  • Halaman penting (dari Search Console: halaman dengan klik terbanyak, dan halaman yang ingin dinaikkan) beserta kedalamannya masing-masing.
  • Halaman terdalam: apa penyebabnya? Biasanya satu pola (paginasi atau kategori) menjelaskan sebagian besar.
  • Setelah perbaikan, crawl ulang dan bandingkan distribusinya.

Crawler mulai dari beranda dan mengikuti link seperti Googlebot, jadi hasilnya mendekati cara Google melihat situs. Bedanya, Google juga masuk lewat link eksternal ke halaman dalam, sehingga kedalaman efektif bagi Google bisa sedikit lebih dangkal dari hitungan crawler.

Mendangkalkan tanpa merusak taksonomi

Struktur direktori boleh tetap dalam kalau itu mencerminkan taksonomi yang masuk akal; yang perlu didangkalkan adalah jalur link. Cara-caranya: hub yang mendaftar semua anaknya (bukan hanya 10 terbaru), menu "semua topik" yang menautkan semua hub, blok "panduan unggulan" di beranda untuk halaman yang paling penting, breadcrumb yang menautkan semua tingkat, dan link kontekstual lintas silo. Situs ini memakai semuanya: tidak ada panduan yang lebih dalam dari kedalaman 2, dan beranda menautkan langsung ke halaman-halaman terpenting.

Rujukan

  1. Large site owner's guide to managing your crawl budget Google Search Central
  2. Pagination, incremental page loading, and Search Google Search Central

Tentang penulis

Ahmad Safwan menulis dan mendokumentasikan pembelajaran tentang SEO, technical SEO, search visibility, dan perkembangan AI Search di situs ini. Koreksi dan pertanyaan lewat halaman kontak.

Lanjut membaca

  • Internal linkpemula

    Jenis link, prinsip penempatan, dan cara audit dengan crawler.

  • Anchor textpemula

    Jenis anchor, cara menulis yang deskriptif, dan pola yang perlu dihindari.

  • Orphan pagemenengah

    Penyebab, cara menemukannya dengan membandingkan crawl dan sitemap, dan perbaikannya.